Dialog Politik di Mataram NTB Mau Dibubarkan Panwaslu.

Mataram .Dialog Publik  Kerjasama KPU NTB , RRI Mataram dan Universitas 45  Mataram kamis malam  Mau dibubarkan Panwaslu Kota Mataram . Alasannya Dialog Politik yang menghadirkan Tim Kampanye Pemenangan Daerah Propinsi NTB dari ketigas Kubu  itu menggunakan fasilitas pendidikan tidak diperbolehkan, sama posisinya dengan tempat ibadah .Oleh Panwaslu Kota Mataram dinilai melanggar Undang-Undang .
 
Nasrudin Zein SPT  dari Mataram melaporkan Rencana pembubaran itu bermula ketika acara dialog sedang berlangsung, Panwas Pemilu Kota Mataram datang untuk mengikuti jalannya upacara dan meminta bertemu dengan Panitia,. Panwas menilai kegiatan tersebut  melanggar Undang-Undang dengan menggunakan fasilitas pendidikan yang tidak diperbolehkan, sama halnya dengan tempat ibadah maupun fasiitas publik lainnya. " Kami sarankan supaya kegiatan Debat Kampanye ini, dihentikan karena melanggar Undang-Undang" kata Ketua Panwas Pemilu Kota Mataram I gusti Lanang Ardana.
 
Rektor Universitas 45 Mataram yang diwakili Pembantu Rektor Drs.Hasbah menegaskan kegiatan tersebut bukan Kampanye melainkan Dialog Publik yang bertujuan mencerdaskan rakyat sehingga pada tgl.8 Juli 2009 mereka dapat menggunakan hak pilihnya, " Ini Dialog Politik bukan debat tim kampanye, meski dihadiri oleh ketiga Tim Kampanye" ujar Hasbah menanggapi Panwas Pemilu.
 
Ketika terjadi perdebatan di luar arena, didalam ruang juga Tim kampanye sadang beradu argumen menjawab pertanyaan para panelis dari Universitas Mataram yang disiarkan langsung RRI Mataram. Pada saat itu , justru didalam ruang dialog Politik ternyata hadir anggota Panwas Pemilu Tingkat Propinsi NTB, yang diundang oleh Panitia Penyelenggara, dalam hal ini KPU Propinsi NTB.
 Tetapi dari pihak KPU Propinsi NTB  tidak ada yang  hadir satu orangpun dalam Dialog Politik itu. " Ini yang harus kita selesaikan di Panwaslu Propinsi. Kita bukan sok-sokan, tetapi ingin menegakkan Undang-Undang" kata Gusti Lanang Ardana menambahkan. Pihak Universitas 45 Mataram juga menunggu Undangan dari Panwas maupun KPU untuk menyatukan pandangan mengenai Dialog Politik dan Debat Tim Kampanye.
 
Hingga Debat selesai tidak ada upaya pembubaran dari Panwas Kota Mataram. Kepala RRI Mataram H.Lasirama  menegaskan dialog politik ini digelar juga atas persetujuan KPU NTB dan kehadiran tiga tim kampanye dengan persetujuan Polda NTB." kalau tidak ada satu Tim yang tidak hadir maka kita tidak akan gelar kegiatan ini " ujar Kepala LPP RRI Mataram H.Lasirama,MM.  ( Nasrudin Zein SPT )  
Picture 020.jpg

Komentar (0)

Feed

Tulis Komentar

kecil | besar

busy
Presets
BG Color
BG Patterns
Accent Color
Apply