Produsen Kosmetik Palsu Di NTB Digerebek.


Mataram, 4 Juni 2012. Operasi Gabungan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM)
Mataram dan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (3/7), berhasil menggerebek gudang  pembutan kosmetiik palsu, di kawasan Jalan Sonokeling, di Lombok Barat NTB .di Dusun Geriya Selatan, Desa Dasan Griya,Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat (NTB).
 Dari gudang milik Kristato, pemilik PT. Citra Mitra Pemenang, petugas menyita 75 koli atau ribuan kemasan  kosmetik palsu berbagai merek yang nilainya ditaksir ratusan juta rupiah.  Gudang tersebut terletak di  Dusun Geiya Selatan , Desa Dasan Griya Kecamatan Lingsar .

Dalam penggerebekan itu, petugas mendapatkan puluhan koli kosmetik yang mengandung campuran bahan berbahaya, seperti mercury pada kosmetik untuk pemutih wajah dan sejumlah sabun pemutih serta berbagai jenis kosmetik terkenal diantaranya Cita dan ponds.

Kepala Balai POM Sri Utami Ekaningtyas yang langsung turun dalam penggerebekan itu, mengatakan pihaknya telah lama mengintai dugaan mengenai adanya produsen yang memproduksi kosmetik palsu di sejumlah wilayah di NTB, dan setelah Timnya melakukan penelusuran, pihaknya menemukan salah satu lokasi yang mencurigakan. “kami akhirnya menemukan di gudang ini, dimana proses pembuatan kosmetik palsunya di bangunan lain selain gudang kosmetik yang sebenarnya legal. Disana kami menemukan bahan dasar pembuatan kosemtik yang mengandung mercury”
kata Ekaningtyas.

Berdasarkan data Balai POM, PT. Citra Mitra Pemenang pada dasarnya adalah penyalur kosmetik legal, tetapi belakangan diketahui yang bersangkutan memproduksi kosmetik palsu, yang diisi dalam kemasan kosong dan di buatkan merek-merek kosmetik terkenal serta cetakan hologram yang sebenarnya palsu. Sebagaian besar kosmetik yang diproduksi secara illegal itu adalah kosmetik pemutih wajah. “ bahan kosmetik yang mengandung bahan mercury itu akan sangat berbahaya jika
meresap pada wajah atau kulit konsumen yang memakainya jika pemakaiannya yang terus menerus bisa mengakibatkan kangker” kata Ekaningtiyas.

Petugas Balai POM langsung melakukan penyisiran di bangunan tempat memproduksi kosmetik palsu itu, dan mengamakan ribuan jenis kosmetik palsu berbagai merek. Sebuahnya dijadikan barang bukti atas tindakan illegal yang dilakukan Kristanto. Selain itu, semua perangkat computer, memory cctv  dan barang bukti lainnya disita dan diamankan ke kantor Balai POM Mataram untuk diinventarisir.

Sementara itu tersangka pemalsu kosmetik, Kristanto akan diproses secara hukum dan sata ini menjalni proses pemeriksaan di Balai POM Mataram. sementara itu pada wartawan Kristanto mengelak untuk memberikan penjelasan. Dia membatah tudingan pada dirinya sebagai produsen kosmetik palsu, dia berdalih hanya menerima kiriman ribuan kosmetik yang dituduh palsu oleh Balai POM Mataram. “itu tidak benar, saya tidak tahu” elaknya saat ditanya lebih jauh.

Setahun lalu Balai POM Mataram sempat menyita 7.934 kemasan kosmetik dan obat-obatan palsu di wilayah  NTB, dimana 154 kemasan dinyatakan palsu. Sama sepeti temukan tahun ini jenis kosmetik yang ditemukan palsu adalah Ling She, Natural 99 dan ceram pemutih citra dan Pons
yang dipastikan  palsu.

Disebutkan juga oleh Ekaningtiyas bahwa pengedaran kosmetik tanpa ijin edar melanggara pasal 197 Undang-Undang nomer 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana kurungan 15 tahun penjara dan denda 1,5 milyar rupiah. ( Inanalif infosketsa )

Komentar (0)

Feed

Tulis Komentar

kecil | besar

busy
Presets
BG Color
BG Patterns
Accent Color
Apply