Dugaan Korupsi Pengadaan Alqur'an. Zulkarnen Djabar Mohon Maaf.


Zulkarnaen Djabar (JPI/Andri Nurdriansyah)
Senayan - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Golkar (F-PG) Zulkarnaen Djabar,  tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama, menyampaikan permohonan maaf terhadap keluarga besarnya dan partai yang menaunginya, atas kasus hukum yang dihadapinya saat ini.

"Tentu informasi ini mengejutkan banyak pihak, keluarga besar saya, partai. Karena itu saya memohon maaf pada semua pihak yang terkejut atas kabar kasus yang saya hadapi," ujar Zulkarnaen didampingi kuasa hukumnya, di Press Room DPR RI, Senin (2/7).

Zulkarnaen juga mengapresiasi kinerja KPK dalam penanganan kasus ini. Termasuk saat penyidik KPK melakukan penggeledahan di kediaman dan ruang kerjanya di DPR pada Jumat kemarin, untuk mencari barang bukti. "Saya menghormati lembaga KPK dan mengapresiasi apa yang dilakukan KPK ini.
“ Sebagai warga negara, saya akan taat hukum dan mengikuti prosedur hukum.”
Sebagai warga negara, saya akan taat hukum dan mengikuti prosedur hukum."

Terkait materi hukum yang dihadapinya ini, Zulkarnaen mengatakan tidak akan menyinggungnya terlalu jauh. Sebab hal ini saat ini bukan lagi sebuah wacana. "Karena itu saya akan serahkan pada mekanisme hukum. Saya akan juga akan berkonsultasi pada fraksi dan berkonsultasi hukum, karena saya tidak mengetahui persoalan hukum. Saya berharap Fraksi Golkar juga memberikan bantuan hukum," ujarnya.

Zulkarnaen mengatakan, hingga saat ini belum sekalipun diperiksa oleh penyidik KPK. Meski demikian dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka. "Saya tetap akan kooperatif dan terbuka, tidak akan melarikan diri," tegasnya.end ( Jurnal Parlemen )

Komentar (0)

Feed

Tulis Komentar

kecil | besar

busy
Presets
BG Color
BG Patterns
Accent Color
Apply