Kemenangan itu didapat lewat adu penalti setelah laga dua kali 45 menit
ditambah 30 menit ekstra time tak membuahkan gol. Hasilnya Spanyol
menekuk Portugal dengan skor 4-2. Dengan hasil ini Spanyol kini siap
mengibarkan bendera perang untuk menantang pemenang laga antara Italia
dan Jerman yang akan berlangsung Jumat (29/6) dini hari nanti.
Bagi Spanyol jika dalam partai final nanti mereka menang bukan hanya
akan mempertahankan gelar, namun mereka akan mencetak sejarah sebagai
negara pertama yang berhasil menang dua kali berturut-turut dalam
sejarah Euro. Ini sekaligus menguatkan dominasi mereka sebagai penguasa
sepakbola jagatraya setelah menang dalam piala dunia 2010 lalu.
Jalannya Laga
Pelatih Spanyol Vincente del Bosque memulai laga semi final dengan
formasi menyerang. Jika sebelumnya del Bosque memasang, Cesc Fabregas
dalam formasi False 9 andalannya maka kini Espania menempatkan Negradon
sebagai ujung tombak. Negrado diapit Silva dan Iniesta sementara
Fabregas dan Torres disimpan sebagai pelapis.
Sementara dikubu Portugal, formasi yang sama dipasang sang juru taktik
Paulo Bento. Hugo Almeida diplot bersama duo Cristiano Ronaldo dan Nani
sebagai trisula penggedor jala.
Hasilnya dengan formasi yang hampir sama dua raksasa sepakbola dari
semenanjung Iberia ini mempertunjukkan sepakbola menyerang dari awal
laga.
Menit ke 9 dan 10 Arbeloa dan Iniesta nyaris saja membobol jala Rui
Patricio. Sayang tendangan bek sayap dan gelandang tersebut masih
melayang beberapa inci di atas mistar gawang. Jala Portugis masih
selamat.
Hingga menit ini Spanyol masih mendominasi. Namun menit ke 13, Robaldo
sempat mengancam lewat sisi kanan pertahanan Spanyol. Sayang umpan
matang pemain termahal dunia tidak bisa disambut dengan sempurna di
depan jala Casillas. Portugal benar-benar mampu mengimbangi permainan
Silva dan kawan-kawan.
Menit ke 29, Spanyol sebenarnya mendapatkan kesempatan membuka peluang.
Tapi sayang, tendangan Iniesta masih belum mengarah sempurna ke jala
Portugal.
Sementara itu semenit berikutnya Ronaldo juga melewati kesempatan
serupa. Sepakan bomber Real Madrid tersebut masih menyamping di jala
Iker Casillas. Meski sama-sama memiliki banyak peluang, laga yang
berlangsung di Donbass Arena, ini harus berakhir tanpa gol di babak
pertama.
Memasuki babak kedua Spanyol dan Portugal masih mempertahankan
komposisi pemain mereka. Namun Spanyol akhirnya kembali ke formasi
andalannya False 9 dengan menarik keluar Negrado digantikan dengan Cesc
Fabregas di menit 54.
Masuknya Fabregas membuat permainan Spanyol lebih menyerang. Menit ke
68, Xavi Hernandez nyaris membuka kemenangan untuk Spanyol. Sayang
tembakannya masih mampu ditangkap Rui Patricio.
Namun demikian sejumlah tenanga baru yang masuk dalam skuad Portugis
membuat serangan serangan mereka lebih hidup. Beberapa kali Ronaldo
mendapatkan kesempatan terutama lewat tendangan bebas.
Malah di menit ke 90 serangan balik cepat yang dilancarkan mereka
mampu mengantarkan bola jauh kepada Ronaldo. Namun pria yang kerap
tampil rapi tersebut gagal melesakkan bola dengan sempurna. Namun 90
menit waktu normal tidak ada gol tercipta, laga dilanjutkan dengan
perpanjangan waktu dua kali 15 menit.
Memasuki 15 menit pertama extra time, Spanyol terlihat lebih solid
dalam membangun serangan. Mereka terlihat mampu mengepung pertahanan
Portugal. Bahkan di menit 14, Iniesta nyaris membobol jala Patricio.
Sayang dewi keberuntungan masih belum berfihak.
Memasuki 15 menit kedua Portugal langsung menambah amunisi dengan
memasukan Custódio untuk menggantikan Veloso. Di babak ini Spanyol
kembali mendapatkan peluang lewat aksi Jesus Navas di menit 21. Sayang
bola masih mampu ditangkap Patricio.
Laga berjalan cukup ketat dan keras dalam tempo yang cepat. Wasit telah
mengeluarkan lima kartu kuning untuk Portugal dan empat untuk Spanyol
sebagai ganjaran atas pelanggaran yang terjadi. Laga akhirnya harus
dituntaskan lewat adu penalti.
Adu Penalti
Drama adu penalti pertama dalam sejarah pertemuan dua negara ini
akhirnya terjadi di Donbass Arena. Semua mata kini tertuju pada para
penendang.
Spanyol mendapat kesempatan pertama menendang bola. Namun sayang Xabi
Alonso yang menjadi eksekutor pertama Espania gagal menjalankan tugas.
Rui Patricio dengan mudah menepis tendangannya.
Namun demikian Portugal tidak mampu memanfaatkan kesempatan ini.
Pasalnya Iker Casillas mampu menepis tendangan Moutinho yang menjadi
penendang pertama Portugal. Skor 0-0.
Andres Iniesta yang menjadi penendang kedua Spanyol akhirnya mampu
membawa skuadnya unggul 1-0. Ini adalah gol pertama dalam laga ini.
Namun keunggulan ini tak bertahan lama, pasalnya Pepe mampu menyamakan
kedudukan menjadi 1-1.
Tapi, para pendukung Portugal kembali harus urut data saat Gerrard
Pique yang menjadi penendang ketiga kembali membawa Spanyol unggul 2-1.
Lewat eksekusi Nani, Portugal berhasil menyamakan kedudukan menjadi
2-2. Sergio Ramos kemudian mengubah skor menjadi 3-2 untuk kemenangan
Spanyol.
Bruno Alves yang diharapkan menyamakan kedudukan, gagal mnunaikan
tugasnya. Tendangan pemain Barcelona ini membentur mistar gawang. Skor
tetap 3-2.
Akhirnya kemenangan Spanyol datang lewat Fabregas yang menjadi
penendang terakhir. Mantan pemain Arsenal ini berhasil melesakkan bola
dengan sempurna dan memastikan satu tiket untuk Spanyol ke babak Final.
Felicitaciones para España alias selamat untuk Spanyol.(zul/jpnn)