Disaat anggaran RRI semakin meningkat , masih ada stasiun RRI yang lalai membayar rekening listrik. RRI Tarakan menunggak membayar rekening listrik SP
RRI Malinau di perbatasan selama 2 bulan sehingga PLN terpaksa memutus alirannya kamis 21/6.
Tidak banyak yang tahu tentang kasus tersebut sebab sumber IS tidak berani memberikan keterangan . Kepala RRI Tarakan Edy Heryono sebagai pembina RRI Malinau yang ditanya IS melalui pesan singkat , tidak memberi jawaban apa-apa tentang kasus itu . Sementara itu salah seorang karyawan RRI Malinau menyatakan keheranannya kok pembayaran rekening listrik ditunggak sampai dua bulan . " ini bukan kali pertama tunggakan rekening listrik " kata sumber iS . Dengan demikian PLN tidak lagi memberi toleransi , sehingga petugas pLN akhirnya memutuskan aliran listrik RRI Malinau .
Walaupun PLN memutus aliran listrik RRI Malinau hanya 3 jam , tetapi cukup mengejutkan dan menarik perhatian karyawan, lebih-lebih RRI Malinau sedang menyelenggarakan pelatihan siaran dan pemberitaan . Mereka heran mengapa RRI Tarakan baru melunasi rekening listrik itu setelah diputus petugas , padahal anggaran sudah tersedia didalam DIPA RRI Malinau yang dititipkan pada RRI Tarakan .
Kepala RRI Banjarmasin Sudiman Bonavarte selaku Korwil VI yang mengkoordinir RRI se Kalimantan yang dihubungi IS , membenarkan kasus pemutusan aliran listrik RRI Malinau walau hanya beberapa jam . Tunggakan listrik itu sudah dilunasi hari itu juga oleh petugas RRI Tarakan . Kepsta RRI Banjarmasin menugaskan 2 Kepala Bidangnya yang kebetulan sedang menjadi instruktur di Malinau , agar berupaya mendesak PLN menyambung kembali aliran listrik RRI Malinau . " Kedua Kabid Sahbana Bahdar dan Said Abdillah saya tugaskan pasang badan agar PLN meng on kan kembali listrik RRI Malinau " kata Sudiman kepada infosketsa.com .
Menurut Sudiman Bonavarte , Kepala RRI Tarakan yang bertanggung jawab adalah Kepsta Baru . Ia sudah melaporkan kejadian itu . Alasan terlambatnya pembayaran tunggakan karena jumlah pembayaran terlambat diterima RRI Tarakan . Kata Sudiman . Namun mantan kandidat Direktur LPU RRI ini memaklumi kejadian ini sebab ia adalah Kepsta baru . Oleh karena itu ia mengusulkan kepada Direksi agar setiap Kepsta baru diberikan pembekalan sebelum bertugas terutama sebagai Kuasa Pengguna Anggaran ( KPA ) . ( infosketsa .com )