Cuaca Buruk Pesawat Kepresidenan Mendarat Di Makassar.

Makassar.8/6. Antaranews.com memberitakan siang ini   Cuaca buruk yang mengakibatkan terbatasnya jarak pandang pendaratan membuat penerbangan altrombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang semula akan menuju Ambon dialihkan ke Makassar sampai cuaca membaik.

Pesawat Kepresidenan sedianya tiba di Bandara Pattimura Ambon pukul 13.00 wit , kemudian sebelum ke Ambon Presiden dan rombongan sedianya  shalat jumat di mesjid Bandara kemudian   meresmikan Monumen Pahlawan Nasional  Dr.Leimena di Desa Poka .

Namun karena pesawat mendarat di Makassar maka jadwal tersebut tidak bisa dilaksanakan , misalnya peresmian Monumen ditunda sampai hari sabtu  . Tetapi menurut Antaranews.com Presiden akan tetap membuka MTQ Nasional XXIV di Ambon Maluku . Pesawat Kepresidenan mendarat di Makassar menunggu cuaca membaik untuk melanjutkan penerbangan ke Bandara Pattimura Ambon .

Saat memberikan keterangan pers di Pangkalan Udara Hasanuddin, Makassar, Jumat siang, Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha seperti dikutip Antaranews.com  mengatakan menurut laporan pilot jarak pandang yang seharusnya 2.000 meter hanya bisa terlihat pada jarak 700 meter sehingga tidak memungkinkan pesawat melakukan pendaratan.

"Kita ke Pangkalan Udara di Makassar karena cuaca di Ambon tidak memungkinkan," katanya serta menambahkan kondisi itu membuat pilot memutuskan kembali ke Makassar.

Ia menambahkan sementara menunggu cuaca memungkinkan untuk penerbangan menuju Ambon, Presiden, Ibu Negara Ani Yudhoyono dan rombongan menunggu di ruang VVIP Pangkalan Udara Hasanuddin.

"Sedianya kita masih menunggu dalam dua jam ini baru akan melanjutkan penerbangan ke Ambon," kata Julian.

Presiden bertolak menuju Ambon dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 08.00 WIB atau pukul 10.00 WIT. Presiden dijadwalkan membuka MTQ di Ambon pada Jumat malam.

Situs milik Kementerian Kominfo menyebutkan tidak kurang dari 5.000 orang terdiri para Kafilah dari 33 Propinsi dan pengembira akan memenuhi arena MTQ Nasional di Ambon . Semua kalangan termasuk Menteri Agama memuji pelaksanaan MTQ Nasional XXIV di Ambon yang semakin memantapkan kedamaian antar umat beragama .

Selain keindahan yang mewarnai arena MTQ di Lapangan Merdeka , juga kebersamaan disebutkan sebagai contoh bagi daerah lain . Bukan saja umat Islam yang terlibat tetapi juga umat agama lain seperti kritiani , hindu dan budha baru membahu menyiapkan MTQ Nasional  24 di Ambon . Bahkan untuk penginapan ummat kritiani menyiapkan rumah , wisma yang mereka miliki untuk dipergunakan jika fasilitas hotel dan penginapan lainnya tidak cukup . Universitas Kristen Ambon juga menyediakan tempat untuk salah satu bidang MTQ  .

Ada 10 mata lomba yang akan ditampilkan dalam MTQ Nasional di Ambon , "Ada lomba tilawah, tartil qira’at, Fahmil Quran, juga pidato dalam tiga bahasa, Indonesia, Arab dan Inggris, termasuk dengan tafsirnya dan loma-lomba lainnya. Dalam acara pembukaan akan ditampilkan tarian kolosal yang menggambarkan masyarakat Maluku dari berbagai agama bergotong royong membangun mesjid. Tarian kolosal ini menggambarkan bahwa tradisi gotong royong di masyarakat Maluku sudah terjadi dalam membangun rumah ibadah.

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali, di sela-sela peninjauan pameran di arena MTQ, Ambon, Maluku, menyatakan penyelenggaraan MTQ Nasional XXIV di Ambon, cocok dijadikan contoh semangat kerukunan antar umat beragama di Indonesia. "Akar kerukunan sudah ada sejak dulu di Maluku. Jadi sebetulnya dalam hal kerukunan kita harus belajar dari Maluku," kata Suryadharma seperti dikutip situas kementerian kominfo .


Selain dibuka dan dihadiri oleh Presiden dipastikan sejumlah pimpinan lembaga Negara juga ikut hadir, diantaranya Ketua DPR RI Marzuki Alie, Ketua DPD RI Irman Gusman dan sejumlah Menteri, Gubernur, Bupati, dan juga undangan kehormatan Duta Besar negara-negara sahabat.

( infosketsa / antaranews.com , situs kemkominfo,kompas.com )


Komentar (0)

Feed

Tulis Komentar

kecil | besar

busy
Presets
BG Color
BG Patterns
Accent Color
Apply