Pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang kehilangan kontak sejak pukul 14.33 wib rabu 9/5-2012 , sudah ditemukan oleh TIM sekitar pukul 08.30 wib kamis d
i tebing Gunung Salak Bogor Jawa Barat . Menurut Ketua BASARNAS Marsdya Daryatmo mengatakan pesawat ditemukan tepat pada kordinat yang diduga 5.800 kaki diatas permukaan laut . .
Marsdya Daryatmo dalam jumpa pers yang disiarkan TV One menjelaskan Tim yang menggunakan pesawat Heli SH 332 Superfuna TNI AU sekitar pukul 08.30 wib sudah melihat tanda-tanda yang dianggap sebagai lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 itu . Lokasi itu persis sama dengan kordinat yang diduga sebelumnya , yaitu di Kampung Batu Tapa pada ketinggian 5800 kaki diatas permukaan laut di tebing Gunung Salak .
Menurut Daryatmo Tim melihat serpihan pesawat dan logo Sukhoi pada lokasi tersebut . Tim selanjutnya akan mengerahkan Superfuna TNI AU untuk melakukan evakuasi terhadap korban , jika benar apa yang dilihat tim adalah lokasi jatuhnya pesawat naas itu . Dari lokasi akan dievakuasi ke Posko , kemudian dengan pesawat heli dievakuasi ke Jakarta .
Informasi sebelumnya Sekitar pukul 09.15 pesawat Sukhoi Super Jet 100 milik Rusia sudah diketemukan . Dua stasiun TV Swasta TV One dan Metro TV memberitakan bahwa pesawat naas itu sudah diketemukan . Mayor Ali Umri Lubis dari Tim SAR kepada TV One menyebutkan bahwa pesawat sudah terlihat dari Helikopter, tetapi belum ada personil yang bisa sampai ke lokasi . Tetapi Mayor Ali Umri Lubis memastikan bahwa apa yang dilihat itu adalah pesawat Sukhoi Super Jet 100 milik Rusia .
Pesawat Sukhoi super jet 100 itu melakukan penerbangan dalam rangka Demo Flight rabu 9/5 , take off dari Halim Perdana Kusumah . Pesawat sempat kembali ke Halim dan landing dengan selamat . Kemudian Sukhoi terbang lagi pukul 14.00 wib dan pada pukul 14.33 pesawat kehilangan kontak . Sebelumnya pilot meminta ijin menurunkan ketinggian dari 10.000 feet menjadi 6.000 feet .
Pihak PT Trimarga yang menangani penerbangan pesawat Sukhoi meralat jumlah penumpang bukan 50 tetapi 47 termasuk 8 crew , sebab ada 3 orang yang melaporkan diri tidak jadi ikut terbang .
Presiden SBY dalam jumpa pers hari ini mengatakan Indonesia membantu untuk melakukan upaya pencarian pesawat Sukhoi Super Jet 100 itu . Menurut Presiden sebagian besar yang berada di pesawat itu adalah warga Negara Indonesia termasuk wartawan . ( Infosketsa-/ TV One / Metro TV )