Yakin Menang KO Malam Ini


 
SINGAPURA-Indonesia menantikan memiliki dua juara dunia tinju. Harapan itu bakal terjawab usai duel berkelas yang dilakoni Chris John dan Daud Yordan nanti malam di Hall F Sands Expo and Convention Center, Marina Bay Sands Singapura.

Chris John akan bertarung mepertahankan gelar juara tinju kelas bulu versi WBA menghadapi penantang dari Jepang, Shoji Kimura. Sedangkan Daud Jordan, Juara IBO Asia Pasifik kelas bulu itu akan berduel melawan Lorenzo Villanueva (Filipina) pada dalam perebutan gelar juara dunia kelas bulu IBO yang lowong. (siaran langsung RCTI mulai pukul 18:30 WIB)

Kemarin siang, bertempat di lobi Sands Expo and Convention Center dilangsungkan timbang badan. Hasilnya Chris John dan Cino, sapaan akrab Daud Jordan memiliki berat ideal di kelasnya. Berat Chris John adalah 57,08 kilogram, Cino 57 kilogram. Sedangkan calon lawan Kimura berat badannya 56,9 kilogram dan Villanueva 56,9 kilogram.

Dua petinju kebanggan tanah air itu optimistis bisa memenangkan lawan-lawannya. Dalam timbang badan kemarin, saat adu “mental” di hadapan ratusan pengunjung yang menyaksikan keduanya sementara unggul. Chris John dan Cino terlihat sangat percaya diri. Sedangkan Kimura dan Villanueva terlihat gugup dan tidak berani beradu pandang dengan Chris John dan Daud Yordan.

Usai timbang badan Chris John menyatakan optimistis bisa menganvaskan Kimura. “Saya sudah melakukan persiapan lebih dari dua bulan dan tanpa kendala berarti. Saya percaya diri besok malam (malam nanti, red) bisa menang lagi,” ujar petinju berjuluk The Dragon ini.

Menurut Chris John Kimura yang usianya dua tahun di atasnya (34 tahun) adalah petinju agresif dan menyerang. “Dia tipenya me­nyerang. Dari rekaman pertan­dingan yang saya pelajari pukulannya kerap tak terduga. Itu yang harus saya waspadai,” sambungnya.

Bagi Chris John, duel malam nanti adalah kali ke-16 dalam upaya untuk mempertahankan gelar juara dunia yang sudah direngkuhnya sejak 2003 silam.
 Calon lawan, Kimura memilki rekor bertanding dengan kemenangan 24 kali (9 KO), 4 kali kalah (sekali KO) dan 2 kali. Catatan itu lebih mentereng yang dimiliki Chris John. Dimana dia sudah mencatatkan rekor menang 46 kali (KO 22 kali), tak pernah kalah, dan seri 2 kali.

Keyakinan jika Chris John bakal bisa menang juga diungkapkan sang manajer Craig Christian. Menurut pria asal Australia itu saat ini Chris John dalam kondisi terbaik.

“Selama saya tangani, saat ini kondisi Chris John adalah yang terbaik. Karena itu saya yakin bisa menaklukkan Shoji Kimura,” kata Craig ketika ditemui koran ini.

Melihat kondisi anak didiknya yang sangat prima itu, Craig bahkan yakin Chris John bisa menang KO atas Kimura dibawah ronde kedelapan dari 12 ronde yang direncanakan. “Karena Chris John dalam kondisi terbaik yang pernah saya lihat saya percaya bisa menang KO di bawah ronde delapan,” tegasnya.

Kimura tak mau kalah. Petinju yang ketika wawancara sering menyebut kata respek kepada Chris John itu mengaku persiapannya sudah maksimal dia siap membawa pulang sabuk juara ke Jepang. “Chris John petinju hebat. saya sangat respek dengan dia. Tapi saya siap mengalahkannya,” ujar Kimura.

Sementara itu, Daud Yordan yang kemarin tampil sangat rileks mengaku sudah tak sabar ingin naik ring. Petinju 24 tahun itu optimistis bisa mengakhiri rekor fantastis yang dicatatkan Lorenzo Villanueva. “Saya sudah mempelajari empat pertandingan Lorenzo.

Gaya bertandingnya semua sama. Saya akan patahkan pukulan dia,” ujar Daud yang habis timbang badan langsung menyantap berporsi-porsi masakan restoran di kompleks Sands Expo and Convention Center itu.

Cino yakin bisa menjinak permainan kidal Lorenzo. Sebab dalam sebulan terakhir tim pelatihnya mendatangkan dua petinju sparring partner dari Filipina yang juga kidal. Mereka adalah Jose Ocampo (juara WBO Asia) dan Raymond Labou (mantan juara Asia).

“Mereka memiliki gaya bertarung yang sama dengan Lorenzo Villanueva, yaitu petinju kidal,” beber Cino. Selama berlatih Cino yang dilatih sang kakak Damianus Yordan melahap 130 ronde. “Saya optimistis besok malam (malam nanti, red) bisa menang KO di bawah ronde terakhir,” lanjutnya.

Lawan Cino, Lorenzo Villanueva memiliki rekor fantastis. Dimana petinju 26 tahun itu berhasil menang 22 kali dan 21 di antaranya adalah menang KO. Hanya satu pertandingan Lorenzo yang berkesudahan dengan no contest. “Saya sama sekali tidak boleh meremehkan Lorenzo. Tapi menurut data yang kami milik, rekor Lorenzo itu didapat saat melawan petinju-petinju yang kualitasnya jauh dari dia.

Saya akan berjuang keras menjadi petinju pertama yang bisa mengalahkan dia dan menjadi juara dunia. Kesempatan ini tak boleh saya sia-siakan,” papar Daud Yordan. (ali)
 
 

Komentar (0)

Feed

Tulis Komentar

kecil | besar

busy
Presets
BG Color
BG Patterns
Accent Color
Apply