image image image
RUU Penyiaran Mulai Dibahas DPR RI. DPR RI mulai hari ini 23 September 2013 membahas RUU Tentang Penyiaran sebagai revisi UU No 32 tahun 2002 . Ketua Komisi I DPR RI Mahfud Siddiq seperti dikutip Jurnal Parlemen menyatakan pembahasan RUU Penyiaran ini termasuk berat sebab terdapat lebih dari 800 Daftar Inventarisasi Masalah ( DIM ) . Selengkapnya
Mendagri Mengapresiasi Kemajuan NTB . Pembacaan ayat suci Al Qur'an menambah hidmat   pelantikan DR.TGH M.Zainul Majdi dan HM.Amin SH.Msi sebagai Gubernur NTB   oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi  17 September 2013 .
Selengkapnya
Aset Negara Yang Digunakan RRI Bermasalah. IS.19 September 2013.Lembaga Penyiaran Publik RRI kini menghadapi masalah hukum , sebab sengketa  lahan seluas 45 hektar di Depok dimenangkan penggugat  H.Muhammad Samin CS di tingkat Peninjauan Kembali ( PK ) Mahkamah Agung . Padahal di lahan itu berdiri Pemancar RRI dan perumahan . Selengkapnya

alt

SBY Jumat  (9/9)i berulang tahun . Usianya hari ini 62 tahun  . Bagi SBY angka 9 adalah angka yang khusus . Ia lahir tanggal 9 bulan 9 dan tahun 1949 . Angka 9 lainnya bahwa  Sejak tahun 1999 Pak SBY sudah diprediksi  akan menjadi Presiden RI . Pada suatu malam tahun 1999 di Jayapura  tiga sahabat ngobrol tentang Pak Susilo panggilan pak SBY masa itu  . Salah satunya adalah " orang pintar " dari daerah Transmigrasi Arso Jayapura . Pembicaraan menyangkut keris pusaka Bung Karno yang disimpan di Tanah Harapan Irian Jaya dan akan diserahkan kepada Pak Susilo .Menurut orang itu Pak Susilo yang berhak sebab dia  akan menjadi Presiden RI.Mungkin tidak ada hubungan antara keris pusaka dengan jabatan Presiden , tetapi perkiraan orang itu tepat . ( Foto Antaranews )

Saya tidak tahu persis mengapa sahabat saya Lalu Zul  sangat getol berbicara soal Pak Susilo , padahal itu pada tahun 1999 . Setiap ia datang bertandang ke rumah di Tasangkapura Jayapura yang ia bicarakan soal Pak Susilo dengan keris Pusaka Bung Karno .  Konon beberapa kali Lalu Zul bertemu dengan ajudan Pak Susilo Bambang Yudoyono yang saat itu masih di Mabes ABRI . Pembicaraan dengan sang Ajudan soal keris pusaka  Bung Karno . Saya tidak tahu apakah memang keris pusaka Bung Karno itu ada atau tidak .

Tetapi Lalu Zul seorang Pembina Transmigran asal Lombok ( NTB ) mengaku  sudah mendapatkan keris pusaka Bung Karno  , sebuah keris kecil dengan gagang warna merah putih . Saya tidak tahu bagaimana cara ia memperoleh , sebab yang namanya keris pusaka pasti tersimpan dan dijaga ketat . Tetapi ia katakan bahwa keris itu bukan di mesium , tetapi tersimpan didalam tanah disuatu tempat di Tanah Harapan Jayapura  dan tidak sembarang orang bisa menemukannya .

  Saya sendiri tidak percaya dengan keberadaan keris pusaka Bung Karno , apalagi  dikaitkan  bahwa Pak Susilo akan menjadi Presiden karena akan memperoleh  keris pusaka itu .

Setiap hari yang diurus oleh Lalu Zul  adalah keris Pusaka Bung Karno sehingga waktu untuk keluarganya tersita .  Konon , menurut pengakuannya komunikasi dengan ajudan Pak Susilo di Jakarta sudah berlangsung cukup lama . Gaji bahkan rumahnya di Kampung Asalnya di Kecamatan Gerung ia jual untuk mendapatkan keris pusaka yang tersimpan dalam tanah di Irian Jaya di sekitar Tanah Harapan . Saya juga masih tidak percaya dan muncul di benak saya , apakah sahabat saya ini masih waras atau tidak

. Karena saya tidak percaya suatu malam ia membawa " orang Pintar " dari Arso seorang Transmigran . Kami bertiga ngobrol tentang keris Bung Karno yang akan dimiliki Pak Susilo Bambang Yudoyono . Sampai jam 03.00 mereka berdua  meyakinkan saya, tetapi  tidak berhasil . Saya tetap tidak percaya bahwa SBY  yang memperoleh keris Bung Karno itu   akan menjadi Presiden . Saya juga belum pernah melihat Keris itu , sebab katanya tidak ada orang yang boleh melihat  kecuali Pak Susilo .

Setelah itu tidak ada lagi komunikasi dengan kedua sahabat menyangkut keris Bung Karno dan Pak SBY . Tetapi mereka terus berusaha bagaimana cara menyerahkan   keris pusaka itu  ke Pak Susilo di Jakarta. Dan menurut Lalu Zul  , jika berhasil diserahkan dia akan memperoleh imbalan yang sangat besar  .  Apakah keris itu jadi diserahkan ke Pak Susilo Bambang Yudoyono , saya tidak tahu sebab saya  keburu dimutasi ke Madura sebagai Kepsta RRI Sumenep . Karena saya menganggap tidak mungkin ada hubungan keris pusaka dengan jabatan Presiden maka sejak tahun 1999 saya melupakan kisah keris pusaka itu . Sesuatu yang mustahil  ada hubungan antara keris dengan jabatan Presiden . 

Tetapi kenyataan bahwa pada tahun 2004 setelah 5 tahun obrolan soal Pak Susilo di Bukit Tasangkapura Jayapura , Bapak Susilo Bambang Yudoyono menjadi Presiden Pertama yang dipilih langsung oleh rakyat ,  saya kembali teringat obrolan panjang lebar tahun 1999  sampai jam 03.00 pagi ,  tentang keris pusaka Bung Karno untuk Pak Susilo yang akan menjadi Presiden . Yang jelas SBY menjadi Presiden hingga 2014 . Dalam benak saya  muncul  Kalaupun perkiraan orang itu tepat , itu hanya   kebetulan saja  . Sebab juga  tidak jelas apakah keris pusaka itu sampai ke tangan SBY . Yang Pasti bahwa SBY mewarisi posisi Bung Karno sebagai Presiden RI . Semoga sahabat saya itu membaca ini yaitu Bung Lalu Zul di Arso Jayapura yang kini kembali bermukim di Gerung  dan seorang lagi " orang pintar " pak Haji, namanya saya lupa . ( Bochri Rachman ).


Komentar (0)

Feed

Tulis Komentar

kecil | besar

busy

Berita Utama

Prev Next

Dirut TVRI Bantah Langgar UU Penyiaran.

Dirut TVRI Bantah Langgar UU Penyiaran.

Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (TVRI), Farhat Syukri, membantah jika pihaknya mendapat tekanan dari Partai Demokrat untuk menayangkan siaran konvensi calon presiden Partai Demokrat pada Minggu (15/9/2013) malam.Menurut Farhat, TVRI sebagai lemb...

Bochri Rachman 21 Sep 2013 Hits:644 Berita Utama

TVRI Dinilai Langgar UU Penyiaran , Terkait Siaran Konvensi PD

TVRI Dinilai Langgar UU Penyiaran , Terkait Siaran Konvensi PD

Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memutuskan menjatuhkan sanksi administraif berupa teguran kepada LPP TVRI atas penayangan siaran Konvensi Partai Demokrat pada Minggu, 15 September 2013. KPI meminta TVRI membuat surat pernyataan untuk memberikan ...

Bochri Rachman 20 Sep 2013 Hits:894 Berita Utama

TVRI Dinilai Melanggar UU Penyiaran.

TVRI Dinilai Melanggar UU Penyiaran.

Jakarta . Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) memberikan sanksi terhadap TVRI terkait penyiaran konvensi Partai Demokrat .

Bochri Rachman 20 Sep 2013 Hits:437 Berita Utama

Presets
BG Color
BG Patterns
Accent Color
Apply