image image image
RUU Penyiaran Mulai Dibahas DPR RI. DPR RI mulai hari ini 23 September 2013 membahas RUU Tentang Penyiaran sebagai revisi UU No 32 tahun 2002 . Ketua Komisi I DPR RI Mahfud Siddiq seperti dikutip Jurnal Parlemen menyatakan pembahasan RUU Penyiaran ini termasuk berat sebab terdapat lebih dari 800 Daftar Inventarisasi Masalah ( DIM ) . Selengkapnya
Mendagri Mengapresiasi Kemajuan NTB . Pembacaan ayat suci Al Qur'an menambah hidmat   pelantikan DR.TGH M.Zainul Majdi dan HM.Amin SH.Msi sebagai Gubernur NTB   oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi  17 September 2013 .
Selengkapnya
Aset Negara Yang Digunakan RRI Bermasalah. IS.19 September 2013.Lembaga Penyiaran Publik RRI kini menghadapi masalah hukum , sebab sengketa  lahan seluas 45 hektar di Depok dimenangkan penggugat  H.Muhammad Samin CS di tingkat Peninjauan Kembali ( PK ) Mahkamah Agung . Padahal di lahan itu berdiri Pemancar RRI dan perumahan . Selengkapnya

Kabar mengejutkan diterima keluarga TKI dan TKW asal NTB yang bekerja di Arab Saudi . Seorang TKI dan 2 TKW asal Lombok dikabarkan  tewas  . Sang TKW yang bernama Fathul Mubarok Bin Faesal Alidi (31 ) asal Lombok Barat dikabarkan tewas tertembak , sedangkan dua TKW dikabarkan bunuh diri altyaitu  Warni Binti  Mahrip Sahmin (29 ) dan Nurul Algiah Binti Muhtar ( 31 ) asal Lombok Tengah . Informasi tentang tewasnya TKI dan TKW itu diperoleh  Balai Pelayanan Penempatan Dan Perlidungan Tenaga Kerja Indonesia ( BP3TKI ) NTB  dari pihak keluarga korban , sehingga belum bisa dipastikan kebenarannya sebab belum ada informasi dari  KJRI di Jeddah .

Menurut kepala BP3TKI NTB, I Komang Subadra, Jum’at (7/1) kepada infosketsa.com ,”berdasarkan laporan yang kami terima dari pihak keluarga, Fathul dilaporkan tewas tertembak di bagian dada di Mekah Arab Saudi, namun keluarga telah menyatakan setuju janazah Fathul dimakamkan di Arab Saudi” kata Subadra. Menurut Dia, Fathul dikabarkan bertengkar dengan warga Arab Saudi , dan tertembak saat terlibat perkelahian, peristiwa  tersebut terjadi 21 Agustus 2010 silam. Jenazah Fathul ditemukan oleh pihak kepolisian kota Tabuk, Arab Saudi. Fathul yang mengantongi nomer paspor AN538212 diberangkatkan oleh PT. Graha Utama Jakarta, dan sempat bekerja sebagai sopir pada majikannya yang bernama Ahmad Suwailim Awad Syaman di Kota Tabuk.

Sementara Warni Binti Mahrip, bekerja sebagai pembantu rumah tangga pada majikannya bernama Hamud Giyad Awad Al-Anizi di Kota Tabuk. Hanya sempat bekerja 2 bulan, dilaporkan tewas bunuh diri dengan cara melompat dari lantai atas majikannya, 4 Juni 2010 lalu. Jenazah Warni kini masih berada di Rumah Sakit King Khilid Kota Tabuk. Sedangkan Nurul Binti Muhtar Lano, dilapolkan meninggal bulan oktober 2010 lalu karena menderita sakit. TKW asal Lombok tengah ini sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan oleh majikannya Eid Salman Khadar Al-Huwaiti. “ tetapi kejelasan mengenai kematian TKW ini masih belum pasti karena sakit apa, akan tetapi kami telah melakukan langkah-langkah mencari kepastian dan mengupayakan proses pemulangan jenazah mereka” kata Subadra.

Setelah menerima laporan terkait para TKI/TKW tersebut, BP3TKI NTB langsung bersurat ke KJRI di Jeddah untuk mendapat penjelasan lebih detal terakit kematian para TKI/TKW tersebut. Pihaknya juga telah berupaya memfasilitasi keluatga para TKI ini dan bersurat pada PJTKI yang memberangkatkannya dan menanyakan tanggung jawab PJTKI-PJTKI tersebut. BP3TKI juga bersurat ke BP2TKI untuk bisa dibantu dalam proses memulangkan jenazah para TKI itu.

Terkait soal kematian para TKI asal Lombok ini, Divisi Advokasi Koslata (Lembaga Pemerhati Buruh Migran) di Mataram, Muhamas Soleh mengatakan selama ini pihak BP3TKI dan Disnaker hanya sebatas memperjuangkan bagaimana TKI/TKW di luar Negeri bisa dipulangkan, baik mereka yang mengalami kasus penyiksaan, pemerkosaan hingga meninggal Dunia, tetapi BP3TKI maupun Disnaker selama ini tidak pernah melakukan upaya mengantisipasi agar peristiwa buruk yang menimpa TKI/TKW tidak terjadi“Jangankan upaya mengantisipasi agar TKI/TKW NTB tidak menerima penderitaan di negeri tempatnya bekerja, upaya pembelaan untuk mereka saja sangat minim atau bahkan hanya kata-kata belaka, upaya melakukan advokasi bagi TKI korban kekerasan tak pernah dilakukan” kata Soleh. (inanalif/infosketsa.com ).



Komentar (0)

Feed

Tulis Komentar

kecil | besar

busy

Berita Utama

Prev Next

Dirut TVRI Bantah Langgar UU Penyiaran.

Dirut TVRI Bantah Langgar UU Penyiaran.

Direktur Utama Televisi Republik Indonesia (TVRI), Farhat Syukri, membantah jika pihaknya mendapat tekanan dari Partai Demokrat untuk menayangkan siaran konvensi calon presiden Partai Demokrat pada Minggu (15/9/2013) malam.Menurut Farhat, TVRI sebagai lemb...

Bochri Rachman 21 Sep 2013 Hits:679 Berita Utama

TVRI Dinilai Langgar UU Penyiaran , Terkait Siaran Konvensi PD

TVRI Dinilai Langgar UU Penyiaran , Terkait Siaran Konvensi PD

Jakarta – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memutuskan menjatuhkan sanksi administraif berupa teguran kepada LPP TVRI atas penayangan siaran Konvensi Partai Demokrat pada Minggu, 15 September 2013. KPI meminta TVRI membuat surat pernyataan untuk memberikan ...

Bochri Rachman 20 Sep 2013 Hits:970 Berita Utama

TVRI Dinilai Melanggar UU Penyiaran.

TVRI Dinilai Melanggar UU Penyiaran.

Jakarta . Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) memberikan sanksi terhadap TVRI terkait penyiaran konvensi Partai Demokrat .

Bochri Rachman 20 Sep 2013 Hits:461 Berita Utama

Presets
BG Color
BG Patterns
Accent Color
Apply